Green Coffee Green Tea Apa Bedanya?

ByAdmin GCI

Green Coffee Green Tea Apa Bedanya?

Green Coffee Green Tea Apa Bedanya? Apa Saja Hal yang Membedakan Teh Hijau dengan Kopi Hijau?

Olahraga rutin dan mengonsumsi makanan sehat dianggap sebagai kunci sukses menurunkan berat badan. Sayangnya, walau terdengar mudah, sebagian orang malah salah mengartikannya atau malah kesulitan menerapkan kebiasaan-kebiasaan di kehidupan nyata. Akibatnya, Anda tidak mendapatkan tubuh proporsional yang diidamkan.

Sering kali, produk seperti suplemen pelangsing dipilih untuk membantu program diet. Dari sekian produk yang beredar di pasaran, ekstrak teh hijau dan kopi hijau rupanya masih menjadi pilihan favorit karena tak menimbulkan efek samping serta mudah dikonsumsi. Selain itu, baik teh hijau maupun kopi hijau memiliki kafein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dengan mempercepat pembakaran kalori. Kendati demikian, kafein yang boleh Anda konsumsi per hari tak boleh lebih dari 200-300 mg.

Green Coffee Green Tea Apa Bedanya?

Tertarik menggunakan teh hijau dan kopi hijau sebagai suplemen diet? Ada baiknya Anda pelajari dahulu perbedaan dua produk tersebut berikut ini.

Teh hijau (green tea)

Seperti halnya kopi, teh hijau termasuk sumber antioksidan tertinggi. Katekin, salah satu senyawa yang terdapat dalam antioksidan, mempunyai kekuatan 100 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin C. Maka tak heran kalau teh hijau digadang-gadang mampu menangkal ancaman eksternal seperti radikal bebas yang dikenal memicu berbagai penyakit kronis seperti kanker. Bukan cuma itu, katekin yang terdiri atas flavonoid dan polifenol sudah terbukti mampu mempercepat pembakaran lemak yang akan membantu penurunan berat badan.

Khasiat tersebut akan semakin efisien kalau katekin dicampur dengan kafein yang sama-sama terdapat dalam teh hijau. Salah satu riset yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition pada 2009 menunjukkan bahwa partisipan yang diminta mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein dan katekin memiliki tubuh yang sanggup menghilangkan berat badan berkat pembakaran lemak perut maksimal.

Green Coffee Green Tea Apa Bedanya? Hal ini tidak ditemukan pada partisipan yang hanya diberi kafein. Konsumsi berkala teh hijau selama 12 minggu pun akan membantu Anda menurunkan bobot tubuh sebanyak 1 hingga 1,5 kilogram.

Kopi hijau (green coffee)

Berbeda dengan teh hijau yang memiliki katekin, kopi hijau kaya akan asam klorogenat atau chlorogenic acid. Asam klorogenat sebenarnya terdapat juga pada jenis kopi lainnya, tetapi kadar zat ini menyusut tajam begitu biji kopi dipanggang. Bahkan kadarnya mengalahkan kopi luwak. Ini juga yang jadi alasan kopi hitam kurang efektif Anda gunakan sebagai pelangsing tubuh. Pada kopi hijau, senyawa yang juga berasal dari antioksidan ini juga dipercaya mampu memberikan manfaat untuk kesehatan Anda. Sebut saja penurunan timbunan lemak yang tidak diperlukan tubuh.

Sebuah penelitian yang dirilis dalam Gastroenterology Research and Practice pada 2011 memperlihatkan bahwa ekstrak kopi hijau terbukti sanggup menurunkan berat badan secara alami. Kemudian, riset lain dari Diabetes, Metabolic Syndrome, and Obesity Targets and Therapy yang diterbitkan pada 2012 juga menunjukkan hasil yang serupa. Sejauh ini, jumlah studi yang secara khusus mengkaji green coffee memang belum sebanyak teh hijau maupun kopi hitam, tetapi pembuktian yang mengarah ke hasil yang serupa memperlihatkan besarnya peluang kopi hijau sebagai pelangsing alami bagi tubuh.

Green Coffee Green Tea Apa Bedanya? Perbedaan yang diberikan teh hijau dan kopi hijau tidak melepas fakta bahwa keduanya memiliki khasiat untuk mengendalikan berat badan.Untuk Anda yang lebih menyukai kopi atau tertarik mencoba, Green Coffee Indo menawarkan kopi hijau kualitas premium. Seperti halnya teh hijau, Anda dapat menjadikan produk ini sebagai suplemen alami pendamping diet.

About the author

Admin GCI administrator

Leave a Reply

WhatsApp